I Do Love Him

Nampaknya aku akan mengenang 13 Juli 2013 yang bertepatan dengan 5 Ramadhan 1434 H sebagai salah satu hari yang bersejarah. Di hari tersebut aku melaksanakan sidkom 2, sebelum aku melangkah ke tahap selanjutnya yaitu seminar untuk menyelesaikan tugas akhirku. Pak ganteng, begitu aku menyebut dosen pembimbingku, menyempatkan waktunya yang amat sangat berharga untuk menghadiri sidkomku. Setelah beberapa kali di reschedule baik perihal tanggal ataupun jam, akhirnya terpilih tanggal tersebut pada pukul 14.00 WIB. Aku tidak merasa kesal berulang kali di undur jadwalnya, karena aku tau aku bersaing dengan seorang presiden. Dan kemudian aku sadar, jarak aku dan Pak Presiden begitu dekat, hanya berjarak Pak Ganteng, dan aku berfikir bahwa aku berinteraksi dengan orang yang sangat amat keren.

Dengan baju batiknya yang menawan, beliau masuk ke ruangan dengan tegap, diikuti oleh dosen pembimbingku yang lain. tidak banyak bicara, hanya sedikit kalimat pengantar dan “Ayo presentasi Aliya”, sepertinya memang beliau akan ada acara lain setelah sidang kabinet dadakanĀ­-nya di bandara. Luar biasa memang, disela kesibukannya beliau menyempatkan waktu untuk mahasiswinya yang mungkin tidak sepenting orang-orang penting yang ditemuinya. Selama presentasi berlangsung, walaupun beliau sibuk dengan berbagai panggilan masuk, tetapi konsentrasinya untuk me-nyidang aku tetap terjaga dengan baik, terbukti dengan kritik dan masukan yang dilontarkan terkait dengan apa yang aku sampaikan.

Beliau, menyederhanakan hal-hal yang rumit dan menyelesaikannya dengan excellent. Tidak pernah merendahkan orang yang kelasnya berada di bawah beliau, tidak pernah menghujat ketika orang disekelilingnya keliru, bahkan hal yang paling sederhana sekalipun,, selalu membalas setiap sms yang dikirim mahasiswanya. Menurutku, itu semua seksi. Kekagumanku pada beliau semakin dan semakin parah. Jika aku berlebihan, ya aku sadari itu benar. Tapi ya Alloh, aku memang tak bisa menolak bahwa aku sayang beliau. Walaupun aku mungkin tak pernah menjadi bagian penting di kehidupan Pak ganteng, tapi aku benar-benar menyayanginya, rasa yang sama seperti yang kurasakan terhadap ayahku. Satu hal yang aku lakukan untuknya adalah “Lindungi beliau dan berikanlah hidayah_Mu padanya Rabb”.

Advertisements